Skin Cancer Classification Using Random Forest Algorithm
2021, SISFOTENIKA
https://doi.org/10.30700/JST.V11I2.1122…
11 pages
Sign up for access to the world's latest research
Abstract
Kanker kulit adalah benjolan yang berlebihan jaringan kulit yang mengenai kulit, memiliki struktur tidak teratur dengan diferensiasi sel dalam berbagai tingkatan pada kromatin, nukleus dan sitoplasma, bersifat ekspansif, infiltratif hingga merusak jaringan sekitarnya, serta bermetastasis melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening. Diagnosis kanker kulit dengan proses biopsi dianggap kurang efektif karena biaya yang diperlukan cukup banyak dan dapat melukai kulit manusia sebagai sample. Untuk itu, perlunya suatu sistem untuk klasifikasi jenis kanker kulit yang efektif dan akurat. Penerapan machine learning sudah banyak digunakan dalam bidang kesehatan. Salah satu metode machine learning adalah Random Forest. Dalam penelitian ini akan dilakukan ekstraksi fitur warna histogram, ekstraksi bentuk hue moment, dan ekstraksi tekstur haralick. Selanjutnya citra akan diklasifikasi menggunakan algoritma Random Forest. Nilai akurasi terbaik diperoleh dari proses ekstraksi fitur histogram dan klasifikasi dengan Random Forest yaitu 0.850822. Novelty dari penelitian ini adalah penggunakan ekstraksi fitur yang lebih beragam dan hasil akurasi yang lebih baik dari penelitian sebelumnya. Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan algoritma deep learning dengan arsitektur CNN (Convolutional Neural Network) untuk mendapatkan hasil akurasi yang lebih baik dan ditambahkan rancangan aplikasi untuk penerapan model yang telah dibentuk dalam penelitian sehingga bisa langsung diterapkan oleh tim medis.
Related papers
Jurnal Infortech
Abstrak - Skrining merupakan upaya deteksi dini untuk mengidentifikasi penyakit atau kelainan yang secara klinis belum jelas dengan menggunakan tes, pemeriksaan atau prosedur tertentu. Upaya ini dapat digunakan secara cepat untuk membedakan orang - orang yang kelihatannya sehat tetapi sesungguhnya menderita suatu kelainan.Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan peforma klasifikasi pada diagnosis kanker payudara dengan menerapkan seleksi fitur pada beberapa algoritme klasifikasi. Penelitian ini menggunakan database kanker payudara Breast Cancer Coimbra Data Set . Metode seleksi fitur berbasis pricipal component analysis akan dipasangkan dengan beberapa algoritme klasifikasi dan metode, seperti Logitboost,Bagging,dan Random Forest. Penelitian ini menggunakan 10 fold cross validation sebagai metode evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan metode seleksi fitur berbasis pricipal component analysis mengalami peningkatan peforma klasifikasi secara signifikan setelah dipasangka...
2020
Kanker merupakan pembelahan sel-sel tubuh yang tidak terkendali, penyakit yang mengancam jiwa wanita-wanita mulai dari tahap remaja hingga dewasa di seluruh dunia. Kanker serviks merupakan kasus yang menyerang organ intim wanita tepatnya di daerah leher rahim yaitu bagian paling bawah pada uterus dan hingga saat ini sudah ada ratusan ribu kasus kanker serviks dan puluhan ribu kasus kematian pada wanita
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), 2021
Skin cancer is a very common form of cancer that can be found in the United States with annual treatment costs exceeding $ 8 billion. New innovations in the classification and detection of skin cancer using artificial neural networks continue to develop to help the medical and medical world in analyzing images accurately and accurately. Researchers propose to classify skin cancer pigments by focusing on two classes, namely non-melanocytic malignant and benign, where the skin cancer category which is classified into the non-melanocytic class is Actinic keratoses, Basal cell carcinoma. While skin cancers that are classified into Benign are Benign keratosis like lesions, dermatofibrama, vascular lessions. The method used in this study is Convolutional Neural Network (CNN) with a model architecture using 8 Convolutional 2D layers which have filters (16, 16, 32, 32, 64, 64, 128, 128). The first input layers are (20,20). and the following layers (5,5 and 3,3), the types of pooling used in...
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA, 2021
The tomato plant is widely consumed by the community and is widely cultivated by farmers. Tomato plants are susceptible to disease attacks. Plant diseases cause a decrease in the quality and quantity of crops or agricultural produce. The idea of the 4.0 agricultural revolution emerged as a result of the 4.0 industrial revolution. Farmers are not ready to face increasingly rapid technological advances. It is important to identify the disease in tomato leaves correctly in the efficiency of disease management for efforts to control so that disease in tomato leaves does not develop. The main objective of the proposed method is to develop a technique for identifying foliar diseases in tomato plants by increasing the classification accuracy. The novelty of this research is a combination of several feature extractions to improve classification accuracy. The features used are the color feature, the Hu-Moment feature, and the firur haralick. In the classification process, the Random Forest a...
Jurnal Riset dan Aplikasi Matematika (JRAM), 2019
Kulit merupakan organ yang rawan mengalami kelainan karena harus selalu berperan aktif untuk interaksi tubuh dengan dunia luar secara langsung. Salah satu kelainan yang terjadi pada kulit yaitu tumor kulit. Tumor kulit terbagi menjadi tumor jinak (contoh: nevus atipikal) dan tumor ganas (contoh: melanoma). Melanoma merupakan jenis kanker yang paling mematikan. Pendeteksian melanoma dapat dilakukan dengan serangkaian uji laboratorium. Selain itu, menurut para dermatolog ahli sekitar 80% kasus melanoma dapat dikenali berdasarkan ciri fisiknya yang disebut dengan ABCD (Asymmetry, Border, Colors, dan Diameter). Border merupakan aspek yang penting untuk membedakan jenis tumor, karena melanoma dapat dibedakan dari jenis tumor jinak dengan mengamati karakteristik tepi yang tidak beraturan. Pada penelitian ini digunakan metode perhitungan dimensi fraktal box counting untuk membedakan jenis tumor kulit berdasarkan dimensi tepinya. Sebelum dilakukan perhitungan dimensi fraktal, sebanyak 120 citra tumor kulit bersumber dari Rumah Sakit Pedro Hispano (Matosinhod, Portugal) (http://www.fc.up.pt/addi/ph2%20database.html) dan https://isic-archive.com/#images akan diolah untuk mendapatkan bagian tepiannya menggunakan deteksi tepi Canny. Hasil perhitungan dimensi fraktal dengan box counting digunakan dalam proses selanjutnya yang mengklasterkan data menjadi 2 kelas (tumor jinak dan tumor ganas/kanker) dan 3 kelas (nevus normal, nevus atipikal, melanoma) menggunakan K-means. Kemudian dianalisis akurasi hasil clustering tersebut. Dalam penelitian ini didapatkan akurasi hasil pengklasteran dengan 2 klaster sebesar 100% dan hasil pengklasteran dengan 3 klaster sebesar 65%.
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika
ABSTRAKKanker kulit merupakan penyakit yang ditimbulkan oleh perubahan karakteristik sel penyusun kulit dari normal menjadi ganas, yang menyebabkan sel tersebut membelah secara tidak terkendali dan merusak DNA. Deteksi dini dan diagnosis yang akurat diperlukan untuk membantu masyarakat mengindentifikasi apakah kanker kulit atau hanya kelainan kulit biasa. Pada studi ini, dirancang sebuah sistem yang dapat mengklasifikasi kanker kulit dengan memanfaatkan citra kulit pasien yang kemudian diolah menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN) arsitektur VGG-16. Dataset yang digunakan berupa citra jaringan kanker sebanyak 4000 gambar. Proses diawali dengan input citra, pre-processing, pelatihan model dan pengujian sistem. Hasil terbaik diperoleh pada pengujian tanpa pre-processing CLAHE dan Gaussian filter, dengan menggunakan hyperparameter optimizer SGD, learning rate 0,001, epoch 50 dan batch size 32. Akurasi yang diperoleh sebesar 99,70%, loss 0,0055, presisi 0,9975, recall 0,9...
Jurnal Litbang Edusaintech
Currently, between 2 and 3 million non-melanoma skin cancers and 132,000 melanoma skin cancers occur globally each year (WHO, 2017). Skin cancer is one type of cancer that can cause death for many people. Because of this, an application is needed to easily detect skin cancer early that the cancer can be handled with more quickly. Besides, consultations with dermatologists have better prognosis (Avilés-Izquierdo et. al., 2016). Due to that, we built an early skin cancer detection application with dermatologist consultation. Our application helps to diagnose skin cancer before it grows into a life-threatening condition and is crucial to preserving lifestyle, future health, and aesthetics. Besides, thanks to online doctor consultations we have, however, getting diagnosed, prescribed and treated for your issues without spending time travelling to and from the doctors and waiting in queues can be just as effective. We used three management techniques such as machine learning to create da...
Infotekmesin
Cancer is the second highest cause of death in the world. In Indonesia, it is a disease with a high mortality rate. Most patients do not realize that they have lung cancer thus the treatment is sometimes too late. A prediction method with a high degree of accuracy is needed to detect lung cancer earlier. Previous research used data mining calcification methods with the Naïve Bayes algorithm to predict lung cancer. This research resulted in high recall values for the positive class (Yes class) but low for the negative class (No class). This research was made using the Random Forest algorithm which is known to have good performance. The modeling is optimized by applying the K-fold Cross Validation technique. The Random Forest algorithm produces a higher Accuracy value than the Naïve Bayes algorithm, which is 98.4%. This algorithm produces 100% Recall for the positive class, 80% for the negative class and provides a 100% correct prediction as can be seen from the AUC value of 1. Althou...
Abstrak Seiring perkembangan teknologi dilakukan otomatisasi deteksi kanker kulit melalui citra dermoscopy. Pengambilan informasi fitur citra dermoscopy terganggu dengan outlier dan overfitting, karena faktor jenis kulit, penyebaran kanker yang tidak merata atau kesalahan sampling. Penelitian ini mengusulkan deteksi kanker kulit melanoma dengan mengintegrasikan metode fuzzy K-Nearest Neighbour (FuzzykNN), Lp-norm dan Linear Discriminant Analysis (LDA) untuk mengurangi outlier dan overfitting. Masukan berupa citra warna RGB yang dinormalisasi menjadi RGBr. Reduksi dimensi dengan LDA menghasilkan fitur dengan nilai eigen paling menonjol. LDA pada penelitian ini menghasilkan dua fitur paling menonjol dari 141 jenis fitur, yaitu wilayah tumor dan minimum wilayah tumor channel R. Kemudian dilakukan klasifikasi FuzzykNN dan metode pengukur jarak Lp-norm. Penggunaan metode LDA dan Lp-norm dalam proses klasifikasi ini mengatasi terjadinya overfitting. Akurasi yang dihasilkan metode LDA-fuzzykNN Lp Norm, yaitu 72% saat masing-masing nilai p dan k = 25. Metode gabungan ini terbukti cukup baik dari pada metode yang dijalankan terpisah. Abstract As the advancement of technology skin cancer detection need to be automated with the use of dermoscopy image. Outlier and overfitting are the problem in feature extraction of dermoscopy image, this can be caused by skin type, uneven cancer distribution or sampling error. This study proposed melanoma skin cancer detection by fuzzy K-Nearest Neighbour (FuzzykNN) with Lp-norm integrated with Linear Discriminant Analysis (LDA) to reduce the problem of outlier and overfitting. Input used in this study are images with RGB channel, then it adapted to RGBr. Dimensional reduction with LDA result in features with highest eigen value. LDA in this research select 2 discriminant, they are tumor area and minimum tumor area in R channel. This features then classified by fuzzykNN with Lp-Norm. Integration of LDA and Lp-norm in classification can reduce the problem of overfitting. This study results in 72% accuracy when the value of p and k are 25. Integration of LDA and fuzzykNN with Lp-norm has better result than unintegrated method.
Information Technology and Telematics, 2015
Abstrak- JumlahpenderitaPenyakitKulit meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan keterlambatan diagnosa penyakit tersebut.Penderita penyakit tersebut biasanya meninggal akibat komplikasi penyakit ini. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan guna mengantisipasi meningkatnya jumlah penderita Penyakit kulit yang meninggal. Sistem pakara adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik dan penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang tersebut. Maka dari itu penulis berinisiatif untuk membuat tugas akhir yang berjudul“ Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit pada Manusia dengan menggunakan Metode Case Based Reasoning “. Pada penelitian ini, dibuat suatu model Sistem Pakar untuk menentukan penyakit kulit dengan metode Case Based Reasoning. Metode ini cukup efisien digunakan dalam mendiagnosis penyakit tersebut . Sistem ini dapat memberikan diagnosis awal penyakit kulit tersebut berdasarkan gejal...
References (16)
- Adjed, F., Faye, I., Ababsa, F., Gardezi, S. J., & Dass, S. C. (2016). Classification of Skin Cancer Images Using Local Binary Pattern and SVM Classifier. AIP Conference Proceedings, 1787. https://doi.org/10.1063/1.4968145
- Buljan, M., Bulat, V., Situm, M., Mihic, L. L., & Stanic, S. (2008). Variation in Clinical Presentation of Basal Cell Carcinoma. Acta Clin Croat, 47(1), 25-30.
- Faruk, M., & Nafi'iyah, N. (2020). Klasifikasi Kanker Kulit Berdasarkan Fitur Tekstur, Fitur Warna Citra Menggunakan SVM dan KNN. Telematika, 13(2), 100-109.
- Fibrianda, M. F., & Bhawiyuga, A. (2018). Analisis Perbandingan Akurasi Deteksi Serangan Pada Jaringan Komputer Dengan Metode Naïve Bayes Dan Support Vector Machine (SVM). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 2(9), 3112-3123.
- Firasari, E., Khasanah, N., Khultsum, U., Kholifah, D. N., Komarudin, R., & Widyastuty, W. (2020). Comparation of K-Nearest Neighboor (K-NN) and Naive Bayes Algorithm for the Classification of the Poor in Recipients of Social Assistance. Journal of Physics: Conference Series, 1641(1), 1-6.
- Iyatomi, H., Celebi, M. E., Schaefer, G., & Tanaka, M. (2011). Automated color calibration method for dermoscopy images. Computerized Medical Imaging and Graphics, 35(2), 89- 98. Retrieved from http://dx.doi.org/10.1016/j.compmedimag.2010.08.003
- Lynn, N. C., & Kyu, Z. M. (2018). Segmentation and Classification of Skin Cancer Melanoma from Skin Lesion Images. Parallel and Distributed Computing, Applications and Technologies, PDCAT Proceedings, 2017-Decem, 117-122. https://doi.org/10.1109/PDCAT.2017.00028
- Madhulatha, T. S. (2012). An Overview On Clustering Methods. IOSR Journal of Engineering, 2(4), 719-725.
- Mandels, R. J., & Calvin, L. (2014). Tingkat Akurasi Kodefikasi Morbiditas Rawat Inap Guna Menunjang Akurasi Pelaporan Di Bagian Rekam Medis Rumah Sakit Cahya Kawaluyan. Jurnal Kesehatan "Caring and Enthusiasm," 2(1).
- Martin, M., & Nilawati, L. (2019). Recall dan Precision Pada Sistem Temu Kembali Informasi Online Public Access Catalogue (OPAC) di Perpustakaan. Paradigma -Jurnal Komputer Dan Informatika, 21(1), 77-84.
- Maskur, & Andriansyah, F. R. (2015). Implementasi Web Semantik Untuk Aplikasi Pencarian Tugas Akhir Menggunakan Ontologi Dan Cosine Similarity. Jurnal Ilmiah NERO, 2(1), 11-18.
- Priambodo, H. S., Sari, Y. A., & Widodo, A. W. (2019). Klasifikasi Jenis Citra Makanan Nurul Khasanah, Rachman Komarudin, Nurul Afni, Yana Iqbal Maulana, Agus Salim implie Vol. 11, No. 2, Juli 2021 147
- menggunakan Color Histogram dan Gray Level Co-occurrence Matrix dengan K-Nearest Neighbour. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 3(7), 6873- 6880.
- Seeja, R. D., & Suresh, A. (2019). Melanoma Segmentation and Classification using Deep Learning. (12). https://doi.org/10.35940/ijitee.L2516.1081219
- Telaumbanua, F. D., Hulu, P., Nadeak, T. Z., Lumbantong, R. R., & Dharma, A. (2019). Penggunaan Machine Learning Di Bidang Kesehatan. Jurnal Penelitian Teknik Informatika, 2(2), 391-399.
- Wilvestra, S., Lestari, S., & Asri, E. (2018). Studi Retrospektif Kanker Kulit di Poliklinik Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin RS Dr. M. Djamil Padang Periode Tahun 2015-2017. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(3), 47-49.
Nurul Khasanah