Papers by natalia banafanu
Pelanggaran hak asasi manusia adalah fenomena global yang meresahkan dan mempengaruhi jutaan oran... more Pelanggaran hak asasi manusia adalah fenomena global yang meresahkan dan mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Pelanggaran ini bisa berupa penindasan, penganiayaan, atau penghilangan hak sipil dan politik. Dalam abstrak ini, kita akan membahas berbagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia, termasuk penyiksaan dan perlakuan kejam, pembunuhan tanpa alasan yang sah, penahanan tanpa proses hukum yang adil, penghilangan hak sipil dan politik, serta diskriminasi dan perlakuan tidak adil. Melalui penelitian dan analisis mendalam, kita berusaha untuk memahami bagaimana hak asasi manusia dilanggar dan bagaimana kita dapat berjuang untuk melindunginya.
ABSTRAK
Dalam bidang kesehatan, perwujudan bela negara dapat dilakukan dengan cara membantu meny... more ABSTRAK
Dalam bidang kesehatan, perwujudan bela negara dapat dilakukan dengan cara membantu menyebarkan informasi tentang kesehatan dan mengajarkan masyarakat tentang cara menjaga kesehatan. Ancaman terhadap negara berubah sesuai perkembangan zaman. Bela negara tidak lagi merupakan ranah militer, tapi juga termasuk nonmiliter. Bidang Kesehatan memiliki potensi ancaman yang juga dapat merusak ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran bagaimana konsep bela negara di Indonesia, dan bagaimana posisi kesehatan dalam sistem pertahanan negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan ruang lingkup adalah negara Indonesia, penelitian menggunakan data sekunder berupa dokumen pemerintah dan jurnal penelitian.

Kesehatan merupakan salah satu bagian dari pembangunan bangsa untuk
meningkatkan kualitas sumber... more Kesehatan merupakan salah satu bagian dari pembangunan bangsa untuk
meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini dapat dilihat dari Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2009-2014 yang memposisikan
kesehatan berada di nomor 3 dari 11 prioritas pembangunan nasional. Meskipun
demikian, pembangunan di sektor kesehatan selama ini masih lemah yang dapat
kita lihat dari angka Indeks Pembangunan Manusia (Human Development
Index) negara kita yang berada pada peringkat 112 dari 177 negara di dunia
pada tahun 2009. Indikator HDI dalam bidang kesehatan yang mempengaruhi
yakni IMR (Infant Mortality Rate), MMR (Maternal Mortality Rate), gizi
kurang balita dan umur harapan hidup yang mempengaruhi tingkat kesehatan di
Indonesia. Permasalahan kesehatan yang kompleks di Indonesia bukan sesuatu
yang mustahil untuk diselesaikan.
Beberapa contoh permasalahan kesehatan di Indonesia adalah masih tingginya
angka kematian bayi yang merupakan contoh nyata bahwa Indonesia berada
pada urutan atas di antara negara anggota South East Asia Medical Information
Center (SEAMIC), sedangkan angka kematian ibu melahirkan di Indonesia pada
tahun 2009 mencapai 307 per 100.000 kelahiran. Angka ini 65 kali kematian ibu
di Singapura; 9,5 kali dari Malaysia dan bahkan 2,5 kali lipat dari Filipina.
Beberapa permasalahan kesehatan lainnya adalah sebagian besar masyarakat
Indonesia masih sulit mendapatkan pelayanan kesehatan yang disebabkan oleh
berbagai faktor seperti keadaan geografi, sosial dan ekonomi. Pada saat ini
terdapat 7.237 Puskesmas, 21.267 Puskesmas Pembantu, dan 6.392 Puskesmas
Keliling. Namun, pelayanan kesehatan masih dirasakan belum mencukupi, baik
dari segi keterjangkauan maupun kualitasnya. Keadaan geografi negara
Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau merupakan salah satu tantangan dalam
upaya pembangunan nasional terutama dalam pembangunan kesehatan.
Ketersediaan sumber daya manusia di bidang kesehatan juga menjadi
permasalahan yang masih belum terselesaikan.
Bullying atau perundungan merupakan salah satu kasus yang dapat
dijumpai dimana saja. Perilaku p... more Bullying atau perundungan merupakan salah satu kasus yang dapat
dijumpai dimana saja. Perilaku perundungan terjadi pada seseorang yang
menjadi sasaran aksi negatif dari seseorang maupun sekelompok orang secara
berulang. Perundungan tidak hanya terjadi pada anak-anak, namun terjadi
pula pada orang dewasa. Perilaku perundungan dapat terjadi secara
langsung seperti mengejek, mengancam, mencela, memukul, dan merampas
yang dilakukan oleh satu atau lebih siswa kepada korban atau anak yang lain.

Beberapa tahun terakhir muncul beberapa studi yang menunjukkan kecenderungan penurunan tingkat to... more Beberapa tahun terakhir muncul beberapa studi yang menunjukkan kecenderungan penurunan tingkat toleransi di Indonesia. Salah satu diantara sikap yang mengarah kepada nilai intoleransi yaitu munculnya gerakan radikalisme, berita bohong (hoax), persekusi. Bahkan ditingkat pelajar Sekolah Menengah Atas, nilai intoleransi muncul dalam bentuk bullying, pembedaan berdasarkan agama, suku dan lainnya. Ini mengindikasikan adanya kesenjangan dalam penerapan nilai-nilai Pancasila, yang berdampak pada sikap intoleran di kalangan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pencegahan sikap intoleransi melalui penguatan pendidikan Pancasila serta faktor pendukung dan penghambat dalam penguatan pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu menghasilkan data deskriptif berupa informasi tertulis atau lisan dari informan dan perilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian menunjukan pencegahan sikap intoleransi dikalangan siswa Sekolah Menengah Atas dilakukan melalui pendalaman Kurikulum 13 dan pendekatan budaya literasi. Adapaun faktor pedukung diantaranya: kebijakan pemerintah yang memberikan aturan tentang adanya penanaman nilai-nilai toleransi beragama, kerjasama antar warga sekolah dalam kegiatan keagamaan. Faktor penghambatnya yaitu: latar belakang keluarga, lingkungan masyarakat, tingkat kemampuan, kematangan emosional siswa yang tidak sama, pengaruh media sosial, dan hubungan pertemanan
Uploads
Papers by natalia banafanu
Dalam bidang kesehatan, perwujudan bela negara dapat dilakukan dengan cara membantu menyebarkan informasi tentang kesehatan dan mengajarkan masyarakat tentang cara menjaga kesehatan. Ancaman terhadap negara berubah sesuai perkembangan zaman. Bela negara tidak lagi merupakan ranah militer, tapi juga termasuk nonmiliter. Bidang Kesehatan memiliki potensi ancaman yang juga dapat merusak ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran bagaimana konsep bela negara di Indonesia, dan bagaimana posisi kesehatan dalam sistem pertahanan negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan ruang lingkup adalah negara Indonesia, penelitian menggunakan data sekunder berupa dokumen pemerintah dan jurnal penelitian.
meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini dapat dilihat dari Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2009-2014 yang memposisikan
kesehatan berada di nomor 3 dari 11 prioritas pembangunan nasional. Meskipun
demikian, pembangunan di sektor kesehatan selama ini masih lemah yang dapat
kita lihat dari angka Indeks Pembangunan Manusia (Human Development
Index) negara kita yang berada pada peringkat 112 dari 177 negara di dunia
pada tahun 2009. Indikator HDI dalam bidang kesehatan yang mempengaruhi
yakni IMR (Infant Mortality Rate), MMR (Maternal Mortality Rate), gizi
kurang balita dan umur harapan hidup yang mempengaruhi tingkat kesehatan di
Indonesia. Permasalahan kesehatan yang kompleks di Indonesia bukan sesuatu
yang mustahil untuk diselesaikan.
Beberapa contoh permasalahan kesehatan di Indonesia adalah masih tingginya
angka kematian bayi yang merupakan contoh nyata bahwa Indonesia berada
pada urutan atas di antara negara anggota South East Asia Medical Information
Center (SEAMIC), sedangkan angka kematian ibu melahirkan di Indonesia pada
tahun 2009 mencapai 307 per 100.000 kelahiran. Angka ini 65 kali kematian ibu
di Singapura; 9,5 kali dari Malaysia dan bahkan 2,5 kali lipat dari Filipina.
Beberapa permasalahan kesehatan lainnya adalah sebagian besar masyarakat
Indonesia masih sulit mendapatkan pelayanan kesehatan yang disebabkan oleh
berbagai faktor seperti keadaan geografi, sosial dan ekonomi. Pada saat ini
terdapat 7.237 Puskesmas, 21.267 Puskesmas Pembantu, dan 6.392 Puskesmas
Keliling. Namun, pelayanan kesehatan masih dirasakan belum mencukupi, baik
dari segi keterjangkauan maupun kualitasnya. Keadaan geografi negara
Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau merupakan salah satu tantangan dalam
upaya pembangunan nasional terutama dalam pembangunan kesehatan.
Ketersediaan sumber daya manusia di bidang kesehatan juga menjadi
permasalahan yang masih belum terselesaikan.
dijumpai dimana saja. Perilaku perundungan terjadi pada seseorang yang
menjadi sasaran aksi negatif dari seseorang maupun sekelompok orang secara
berulang. Perundungan tidak hanya terjadi pada anak-anak, namun terjadi
pula pada orang dewasa. Perilaku perundungan dapat terjadi secara
langsung seperti mengejek, mengancam, mencela, memukul, dan merampas
yang dilakukan oleh satu atau lebih siswa kepada korban atau anak yang lain.