Papers by ANSELMUS D O R E W O H O ATASOGE
Setiap agama lahir dalam ruang dan waktu tertentu dengan segala konteksnya yakni historisitas yan... more Setiap agama lahir dalam ruang dan waktu tertentu dengan segala konteksnya yakni historisitas yang berkaitan erat dengan sosio-kultur, sosio-politiknya, dengan karakteristiknya yang unikkhas. Pada mulanya, ia lahir dari intuisi awal seorang manusia yang memiliki 'bakat religius' yang istimewa yang kemudian dipandang sebagai pendiri agama. Ia pun hidup sesuai gagasan dan cita-cita-idealisme tokoh utama yang menjadi inspirator sekaligus pendirinya. Isi intuisinya adalah karakter universum sebagai sebuah keharmonisan dan solidaritas bersama. Isi intuisi pendiri agama itu selanjutnya diperkaya oleh berbagai pengalaman dan interpretasi para pengikut dan penganutnya. Dalam perjalanannya, ia pun dikembangkan oleh para penganutnya sesuai konteks dan dinamika kehidupan para penganut-pengembannya.

Jurnal SMaRT Volume 09 Nomor 01, 2023
Local wisdom has an important position as a pillar of building religious moderation. This study e... more Local wisdom has an important position as a pillar of building religious moderation. This study explored the function and the meaning of korke, the traditional house of Lamaholot tribe, in East Flores, as an effort to ground religious moderation. The purpose of this study is included the concept of Korke by the Lamaholot people and the effects on the people’s lifestyle and relationship pattern as well as the implication of korke on religious harmony in Indonesia, specifically in East Flores. The qualitative method was employed in this study to support the study objective. Observation, interview, and documentation study were selected as the data collection technique. The data were collected from May 2022 to August 2022. This study with fucntionalisme structural perspective found that Lamaholot people with different religious backgrounds used the Korke as a public house and consider themselves who were born from the same and the only mother and father. In the korke, the conflict needed a solution to solve the problem, and therefore harmonious relationships can come to life again. This is the starting point for efforts to build religious moderation and enriches to a study on local wisdom and religious phenomena.
Keywords: Korke, Lamaholot, Lera Wulan Tana Ekan, Religious Moderation
Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan , 2022
dihadapi dan negosiasi yang dilakukan dalam interaksi dan dialog antaraagama dan antariman terseb... more dihadapi dan negosiasi yang dilakukan dalam interaksi dan dialog antaraagama dan antariman tersebut. Kajian ini berlandaskan teori fungsionalisme struktural. Metode dan teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumen-dokumen. Metode dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif interpretatif. Penelitian ini menemukan dua ranah sebagai pintu masuk untuk pengembangan dialog antaragama dan antariman. Pertama, konsep-konsep ketuhanan dalam ritual lokal Lamaholot dan dalam agama dunia (Islam dan Katolik) berjumpa dan saling menguatkan dan menjadi basis epistemologi dalam rangka dialog. Kedua, ritus-ritus Lamaholot menjadi media untuk mentransmisikan nilai-nilai solidaritas kelamaholotan.

Analisa: Journal of Social Science and Religion
Gemohing is a local culture of the Lamaholot people. Gemohing has had a significant impact on the... more Gemohing is a local culture of the Lamaholot people. Gemohing has had a significant impact on the attainment of the ideals of mainstreaming religious moderation in Indonesia. This study aimed at exploring the expression of gemohing as the foundation and pillar of religious moderation for the people of East Flores. This study is qualitative, built upon primary and secondary data. The primary data were collected from observations on community participation. While the materials were directly gathered from the gemohing practice and interviews with 23 cultural figures and residents of the gemohing tradition. Secondary data were obtained from relevant preceding studies and two documentary films about the practice of gemohing. Both types of data were analyzed qualitatively-interpretatively. This study was conducted from September 2019 to July 2022 in the Larantuka, Adonara, and Solor. This study found that the Lamaholot community demonstrated gemohing as the foundation and pillar of buildi...
Orang Muda Katolik: Jembatan Kasih Di Tengah Keragaman
Jurnal Alternatif - Wacana Ilmiah Interkulutral, 2018

Aku Dan “Yang Lain” Mengamini Perbedaan, Merangkai Persatuan
The harmony of diversity in religion-ethnic-culture- is the dream of all pluralistic Indonesian c... more The harmony of diversity in religion-ethnic-culture- is the dream of all pluralistic Indonesian components. Dialogue is one possibility as well as a hope to make unity in diversity towards harmony despite of the pessimistic feelings that there is no truly ideal dialogue and interfaith meeting happen. The ideas and examples in this paper open up the optimistic feelings behind the pessimism. That is, when ‘others’ become’ friends’ to be trusted, when personal assumptions are changed and ‘Me’ and ‘Others’ recognize the mistakes of each other in history that have passed through historical motions, and when’ Me’ and’ Others ‘can move beyond dialogue to work together in a society with its beginnings and small ways. At that point that’ Me ‘and’ others’ can overcome the history that has divided ‘me’ and ‘the other’ into two worlds by line different sharp demarcation.

Atma Reksa : Jurnal Pastoral dan Kateketik
Sejumlah masalah besar, seperti dampak negatif globalisasi dan teknologi, internasionalisasi keja... more Sejumlah masalah besar, seperti dampak negatif globalisasi dan teknologi, internasionalisasi kejahatan, konflik sipil dan terorisme serta masalah sehari-hari yang berkaitan dengan kejahatan lokal, perilaku anti-sosial, dan intoleransi rasial sedang menghinggapi dunia dewasa ini. Homogenitas national identities, once thought so central to social cohesion, is, it is said, undermined in the 'post-national' era by the proliferation ofidentitas nasional yang menyumbang bagi kohesi sosial seakan diruntuhkan di era 'post-nasional' oleh proliferasi group and regional identities from below and by the development ofkelompok dan identitas daerah dari bawah dan oleh perkembangan supra-national political organization andof trans-national civil societyorganisasi politik supra-nasional dan masyarakat sipil trans-nasional from above (Beck 2000; OECD 1997; Touraine 2000).dari atas. Politik identitas seakan menggerogoti bangunan bhineka tunggal ika. Tahun politik 2018/2019 menjadi med...

JURNAL REINHA
bangsa Indonesia termasuk mahasiswa sebagai acuan untuk bersikap dan bertindak dalam kehidupan be... more bangsa Indonesia termasuk mahasiswa sebagai acuan untuk bersikap dan bertindak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia yang multikultur dan multireligius. Salah satu jalan membangun komitmen kebangsaan adalah membumikan ritual keagamaan yang kontekstual, berpedoman pada ajaran tekstual agama dan menarik implikasinya sesuai kenyataan yang sedang dihadapi. Penelitian ini hendak mengeksplorasi dua hal penting yakni pemahaman Mahasiswa STP Reinha Larantuka tentang kebangsaan dan bagaimana ritual keagamaan mendorong mahasiswa STP Reinha Larantuka untuk membangun komitmen kebangsaan dalam bingkai pernyataan akhir Asian Youth Day 2017. Tujuan yang hendak disasar adalah mendeskripsikan pemahaman mahasiswa STP Reinha Larantuka tentang kebangsaan dan peran ritual keagamaan dalam membangun komitmen kebangsaan dalam bingkai Pernyataan Akhir Asian Youth Day 2017. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik triangulasi yakni wawan...

JURNAL REINHA
Kualitas Layanan Pendidikan SMA Katolik di Kabupaten Flores Timur. Peningkatan mutu layanan pendi... more Kualitas Layanan Pendidikan SMA Katolik di Kabupaten Flores Timur. Peningkatan mutu layanan pendidikan merupakan program utama pemerintah untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kualitas layanan pendidikan harus diorientasikan pada kebutuhan pelanggan atau pihak-pihak penerima layanan, yaitu peserta didik. Membandingkan ekspektasi dan persepsi merupakan cara untuk mengetahui sebuah pelayanan berkualitas atau tidak. Penelitian ini mengukur kualitas layanan pendidikan yang didasarkan tingkat kepuasan peserta didik di SMA Katolik St. Fransiskus Larantuka, SMA Katolik St. Immaculata Baniona, dan SMA Katolik St. Mikael Pamakayo. Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara tidak terstruktur. Angket disebarkan kepada 239 peserta didik Kelas XI dan XII yang dijadikan sampel. Instrumen penelitian dikembangkan berdasarkan model Servqual dengan skala Likert. Analisis memakai Importance Performance Analysis (IPA) melalui analisis gap dan analisis kuadran. Analisis gap de...

JURNAL REINHA
The pandemic covid-19 had a tremendous, alarming, and confusing shock effect that in turn present... more The pandemic covid-19 had a tremendous, alarming, and confusing shock effect that in turn presents an unhappy situation. This situation is evocative and calling on the people to address it, including the church through pastoral reflections and social actions. Using the approach of literature studies and field observations, this paper tries to explore the basic spirit of biblis as a basic in building compassio (concerns and follow-up actions that accompany it) to those most vulnerable to the pandemic covid-19. This paper is a follow-up implication of Pope Francis catechism about "restoring the world" elaborate in three sub-themes, namely the restoration of the world in the light of the gospel, theological primacy and the principles of the social teachings of the church. This study found that in the midst of the pandemic covid-19, the church does not stay silent in its comfort but participates in the presence in the word. First, the church is present through its theological-...

JURNAL REINHA
Lembaga pendidikan merupakan tempat persemaian nilai-nilai kedamaian sebagai sebuah nilai yang di... more Lembaga pendidikan merupakan tempat persemaian nilai-nilai kedamaian sebagai sebuah nilai yang dipersyaratkan keberadaannya bagi bangsa Indonesia, bangsa yang diwarnai kemajemukan agama, budaya, suku, tradisi dan bahasa. Salah satu jalan untuk membumikan persemaiannya tersebut adalah pembudayaan nilai tersebut dalam praksis harian bagi warga komunitas lembaga pendidikan. Penelitian ini hendak menganalisis model inisiasi persemaian dan cita-cita penciptaan budaya damai di lingkungan SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka dan dampak model tersebut bagi para siswa-siswinya dalam relasi sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat dalam konteks membangun moderasi beragama di Flores Timur.Pendekatan penelitian adalah kualitatif. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik triangulasi yakni wawancara tertulis, observasi, dan studi dokumen. Kajian ini menemukan bahwa penciptaan budaya damai di lingkungan SMAK St. Fransiskus Asisi ditandai oleh penetapan moto sekolah yang diwujudkan dalam praksis ...
Atma Reksa : Jurnal Pastoral dan Kateketik
SIMBOLISME RITUAL LAMAHOLOT DAN KOHESI SOSIAL: Studi Antropologis Terhadap Ritual Masyarakat Lamaholot Flores Timur
JURNAL REINHA, Nov 30, 2019

JURNAL REINHA, 2021
The pandemic covid-19 had a tremendous, alarming, and confusing shock effect that in turn present... more The pandemic covid-19 had a tremendous, alarming, and confusing shock effect that in turn presents an unhappy situation. This situation is evocative and calling on the people to address it, including the church through pastoral reflections and social actions. Using the approach of literature studies and field observations, this paper tries to explore the basic spirit of biblis as a basic in building compassio (concerns and follow-up actions that accompany it) to those most vulnerable to the pandemic covid-19. This paper is a follow-up implication of Pope Francis catechism about "restoring the world" elaborate in three sub-themes, namely the restoration of the world in the light of the gospel, theological primacy and the principles of the social teachings of the church. This study found that in the midst of the pandemic covid-19, the church does not stay silent in its comfort but participates in the presence in the word. First, the church is present through its theological-biblical reflections. Second, the church also descends to their members and listens to their stories and through its solidarity actions the church participates in restoring the word.

JURNAL REINHA, 2021
Lembaga pendidikan merupakan tempat persemaian nilai-nilai kedamaian sebagai sebuah nilai yang di... more Lembaga pendidikan merupakan tempat persemaian nilai-nilai kedamaian sebagai sebuah nilai yang dipersyaratkan keberadaannya bagi bangsa Indonesia, bangsa yang diwarnai kemajemukan agama, budaya, suku, tradisi dan bahasa. Salah satu jalan untuk membumikan persemaiannya tersebut adalah pembudayaan nilai tersebut dalam praksis harian bagi warga komunitas lembaga pendidikan. Penelitian ini hendak menganalisis model inisiasi persemaian dan cita-cita penciptaan budaya damai di lingkungan SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka dan dampak model tersebut bagi para siswasiswinya dalam relasi sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat dalam konteks membangun moderasi beragama di Flores Timur.Pendekatan penelitian adalah kualitatif. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik triangulasi yakni wawancara tertulis, observasi, dan studi dokumen. Kajian ini menemukan bahwa penciptaan budaya damai di lingkungan SMAK St. Fransiskus Asisi ditandai oleh penetapan moto sekolah yang diwujudkan dalam praksis etika sapa-menyapa para warga sekolah. Penciptaan budaya damai ini dijiwai oleh spiritualitas damai yang diinspirir Santu Fransiskus Asisi, pelindung sekolah ini. Terdapat hubungan yang cukup signifikan antara inisiasi penciptaan budaya damai ini di kalangan para warga sekolah dengan praksis hidup harian para warga sekolah. Inisiasi dan cita-cita penciptaan budaya damai ini menjadi sebuah sumbangan yang berharga bagi cita-cita besar bangsa Indonesia untuk menjaga keutuhan negara, menghindarkannya dari aksi-aksi kekerasan dan memupuk spirit moderasi beragama di bumi Flores Timur pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Drafts by ANSELMUS D O R E W O H O ATASOGE
Simbolisme Lamaholot, 2019
Ritual Simbolik Lamaholot menyiratkan pesan-pesan kohesif. Darinya kita dapat membaca dan menjadi... more Ritual Simbolik Lamaholot menyiratkan pesan-pesan kohesif. Darinya kita dapat membaca dan menjadikannya sebagai media pembelajaran dalam membangun kohesi sosial kemasyarakatan.
Uploads
Papers by ANSELMUS D O R E W O H O ATASOGE
Keywords: Korke, Lamaholot, Lera Wulan Tana Ekan, Religious Moderation
Drafts by ANSELMUS D O R E W O H O ATASOGE